After Abortus…

Finally, I lost my baby. Hmm, so sad. But I’m sure Allah will give better.

Tadinya saya sempet hopeless. Minggu kemarin memang hari yang cukup crowded buat saya. Tanpa saya sadari waktu itu saya memang sedang hamil. Agak nyesel juga kenapa ga tau dari awal, supaya lebih was-was and “protect my self”. Tapi saya pikir udah qodar juga. Mungkin belum waktunya aja. Hikmahnya kita jadi mesti belajar untuk lebih menjaga dan “siap-siap”. Siap-siap untuk saya dan juga suami. Ternyata memang usia kehamilan trimester pertama itu, mesti bener-bener bedrest. Diagnosa dokter kemarin macem-macem, bikin saya dan suami makin panik. Ada yang bilang hamil di luar kandungan atau rawan keguguran, atau lagi pembersihan.

Anyway saya jadi lebih banyak belajar tentang seluk beluk kehamilan. Bagaimana tanda-tanda keguguran dan juga tanda-tanda hamil di luar kandungan atau disebut juga Kehamilan ektopik terganggu (KET). Saya juga mempelajari bagaimana caranya agar hal-hal tersebut jangan terjadi alias dicegah. Seru juga mempelajari istilah-istilah kedokteran.

Berikut saya ingin membahas sedikit tentang keguguran…

Keguguran adalah salah satu hal yang paling banyak dikahawatirkan dan ditakutkan oleh para ibu hamil. Bayangan akan hadirnya buah hati, lucunya bayi mungil sirna sudah ketika keguguran menghampiri. Ditambah lagi oleh rasa sakit, stress, dan bahkan trauma menghantui para ibu hamil yang mengalami keguguran.

Oleh karena itu, mari kita ketahui mengenai apa itu keguguran, apa penyebabnya dan bagaimana tanda-tanda dari keguguran ini. Agar dengan diketahui mengenai seluk beluk keguguran, diharapkan keguguran dapat terhindarkan.
Keguguran diartikan sebagai keluarnya janin atau persalinan prematur sebelum mampu untuk hidup. Resiko keguguran memiliki persentase sebesar 15% – 40% dari ibu hamil, dan 60-75% keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 3 bulan. Namun jumlah kejadian atau resiko keguguran akan menurun pada usia kehamilan di atas 3 bulan.

Penyebab Terjadinya Keguguran

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keguguran adalah:

  • Adanya kelainan pada janin yang disebabkan kelainan kromosom, yang terjadi saat berlangsungnya proses pembuahan. Akibatnya, embrio yang terbentuk cacat dan dikeluarkan tubuh.
  • Adanya kelainan pada ibu, seperti kelainan pada sistem hormonal (bisa hormon prolaktin yang terlalu tinggi atau progesteron yang terlalu rendah), sistem kekebalan tubuh, infeksi menahun, dan penyakit berat yang diderita si ibu hamil.
  • Adanya kelainan pada rahim. Kelainan yang paling umum terjadi adalah adanya miom (tumor jaringan otot) yang dapat mengganggu pertumbuhan embrio. kelainan lain yaitu rahim terlalu lemah sehingga tidak mampu menahan berat janin yang sedang berkembang. Kehamilan dalam rahim yang terlalu lemah biasanya hanya mampu bertahan hingga akhir trimester pertama.
  • Penyebab lain adalah infeksi, seperti terkena virus TORCH, HIV, Hepatitis dll.
  • Keguguran juga dapat diakibatkan oleh gaya hidup. Wanita yang cenderung merokok, mengkonsumsi minuman keras, obesitas atau berat badan kurang dapat memiliki gangguan hormon yang berakibat gangguan kehamilan.

Tanda-Tanda Keguguran

Sebelum keguguran benar-benar terjadi, biasanya ada beberapa tanda yang menunjukkan adanya sesuatu yang tidak betul pada proses kehamilan. Tanda-tanda terjadinya keguguran yaitu:

 

  • Perdarahan
    Perdarahan adalah tanda yang paling umum. Perdarahan yang terjadi bisa hanya berupa bercak-bercak yang berlangsung lama sampai perdarahan hebat. Kadang-kadang terdapat bagian jaringan yang robek yang ikut keluar bersamaan dengan darah. Misalnya, bagian dari jaringan dinding rahim yang terkoyak atau kantung ketuban yang robek.
  • Kram atau Kejang Perut
    Tanda ini rasanya mirip seperti kram perut pada awal datang bulan. Biasana kram ini berlangsung berulang-ulang dalam periode waktu yang lama. Kram atau kejang juga dapat terjadi di daerah panggul
  • Nyeri Pada Bagian Bawah Perut
    Rasa nyeri pada bagian bawah perut terjadi dalam waktu cukup lama. Selain di sekitar perut, rasa sakit juga dapat terjadi di bagian bawah panggul, selangkangan, dan daerah alat kelamin. Nyeri ini terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah muncul gejala perdarahan.

Dan tanda-tanda ini yang kemarin saya alami. Tapi karena masih awam, jadi ya masih menebak-nebak gejala ini. So kita memang mesti lebih aware pada kehamilan trimester pertama. Semangat semoga segera hamil lagi. aamiin.🙂 :*

Oya saya juga ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih dan alhamdulillah jazakumullahu khoiro buat semua yang udah care banget, nanyain kabar, jengukin, bahkan sampai ngerawat. Specially untuk suami tercinta dan ibu mertuaku… kiss n hug… :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s