After ONE Year….

Taraaaaaa…… Alhamdulillah usia pernikahan kami sudah memasuki usia 1 tahun. Ya kalo anak-anak masih dibilang balita. Baru belajar berjalan, melakukan eksperimen, mencoba belajar dari orang-orang sekeliling. suka mencoba hal-hal yang baru.

Kira-kira kalau pernikahan sama ga ya? Aku pikir hampir mirip. Karena selama satu tahun ini kita memang belajar saling mengerti dan memahami, saling mencintai satu sama lain,  jalan-jalan, saling bercanda tawa, lagi semangat-semangatnya, mencoba hal-hal yang baru, dan lain sebagainya.

Kemarin kita ulang tahun pernikahan pada tanggal 23 maret, sebenernya ini tanggal nikah secara agama. Tapi menurutku ini saat-saat yang paling mengharukan dan paling deg-degan. Rasanya sudah banyak sekali lembar-lembar kisah yang kami lewati bersama. Banyak cerita romantis yang sudah kami jalani. Ada manis, asam, asin, dan pahit. Kadang kami mesra, kadang serius, kadang bercanda, kadang juga bertengkar kecil. Ya begitulah kehidupan pernikahan. Tapi semua itu membuatku semakin memahami dirinya. Membuatku semakin dewasa dan menjadi bertambah keinginanku untuk menjadi istri yang baik untuknya. Meskipun awalnya sulit sekali. Yup, jadi istri yang toat sama suami itu rasanya sulit sekali. Tapi sebenarnya ini adalah pahala yang sangat besar sekali buat istri. Lama kelamaan aku belajar. Masku pun belajar untuk memahamiku.

Yah, kami menjadi semakin dewasa. Dan aku sangat mencintainya. Suamiku itu pria yang sangat baik dan penyabar. Perjalanan kami masih panjang untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Dan aku selalu berdoa pada Allah…

Semoga Allah memberikan kebarokahan untuk pernikahan kami. Menjadikan keluarga kami sakinah mawadah warohmah. Selalu diberi keimanan dan kepahaman agama sampai tutuk pol ajal mati masing-masing. Semoga anak-anak kami kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Dan kami semua dikumpulkan di surga firdausnya. aamiin

Tapi rasanya ada yang kurang yah. Hmm, ya kami sudah rindu sekali dengan sosok seorang bayi yang lucu dan imut. Memang sih awalnya, kami tidak ingin cepat-cepat punya baby. Tapi setelah 4 bulanan lebih kami mulai rindu dengan keramaian.

Cuma bisa berdoa dan berusaha semoga kami diberi kepercayaan buat punya seorang baby… aamiin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s