Catatan ramadhan #random

Hmm, ini apa ya. Pengen curhat sedikit aja.

Aih udah lama banget ini ga nulis. Really really miss writing.

Maklum sekarang statusnya udah beda euy. Udah jadi istri orang. hihi.

Jadi ya kayanya sayang aja, kalo melewatkan waktu tanpa suami. Atau gara2 nulis jadi lupa sama suami.Pokoknya sekarang ini lagi seneng n bahagia banget. Ya  Allah, aku cinta sangat sangat cinta banget sama suamiku itu.

Seriusan, dia itu pria paling gentleman, paling baik sedunia insyaAllah. hehe.

Dan apalagi saat ini kita melewati ramadhan bersama-sama. It’s so beautiful.

Tapi sayang, hiks hiks hiks.

Aku belum bisa menunaikan tugas sebagai seorang istri sepenuhnya.

Aku belum bisa melayani suami sepenuhnya. Masakin setiap hari atau selalu nemenin setiap saat.

Karena kerja. Sebenarnya aku juga ga pengen kerja. Lebih suka dirumah nemenin suami.

Tapi suami bilang, meskipun udah nikah kamu juga harus tetep berkarya n mengejar cita-cita.

Oke deh. Oleh karena itu aku selalu semangat.

Ya ampuuuuun sebenernya aku bisa masak sih. Cuma kadang suka ga pede aja kalo masakin orang. Takut seleranya beda atau takut ga enak. Apalagi suami suka makan makanan yang pedas, gurih. yang rasanya itu tajam, berasa enak gitu. Meskipun dia juga akan memakan apapun itu makanannya. Biarpun ga enak tetep dilahap sampai habis. Gimana ga gemuk coba itu? Kalo ada makanan yang sisa, si suami pasti ngabisin deh. Takut mubazir soalnya.

Nah, beda sama aku yang suka makan-makanan berkuah n ga terlalu pedes. Biasanya kalo masak di rumah yang simpel simpel aja. Kaya sayur bayam, sop, sayur asem, tempe, tahu, perkedel, dan lain sebagainya. Paling kalo masak digoreng. Tapi si suami suka masakan yang bervariasi. Fyuuuuh jadi pengen belajar masak, masakan yang bervariasi. Yah aku punya tekad pengen belajar masak, masakan yang macam-macam. Demi menyenangkan hati suami. Padahal sih suami ga pernah nuntut macem2. Pasti selalu bilang, ga apa2 koq sayang. Yang penting kamu senyum itu udah menyenangkan hati mas.

Ya Allah so sweetnya suamiku itu. Dia selalu romantis. Dan selalu bantuin aku ngerjain pekerjaan rumah. Kadang bantuin nyuci, kadang masak, kadang beres2 rumah. Dan itu rasanya ga enak banget kalo suami yg ngerjain, sementara aku lagi kerja. Maklum suami kerjaannya agak nyantai, tapi rezeki ada aja alhamdulillah. Makanya kalo aku lagi di rumah sebisa mungkin deh bisa selalu memberikan yang terbaik untuk suamiku. Karena dia pun juga selalu memberikan yang terbaik untukku.

Yah kita emang udah tinggal berdua, pisah dari rumah orangtua. Dan dari situlah justru kami lebih romantis. Kemana-mana selalu berdua. Dan kami jadi merasakan gimana susah payahnya dulu orangtua kami membangun rumah tangga.

Dan aku merasa bersyukur banget punya suami sepertinya. Dia bener2 dewasa dan bijaksana. Ga pernah sekalipun marah meskipun aku salah. Tapi selalu lemah lembut dan memperbaiki sedikit demi sedikit. Ya begitulah, kami selalu saling mengingatkan.

Ya Allah semoga aku bisa menjadi seorang istri yang lebih baik lagi. Yang bisa selalu menyenangkan hati suami. Bisa selalu membahagiakan suami. Bisa slalu toat sama suami. Jadi istri yang sholehah. aamiin.

Ya sekian catatan random. Dan alhamdulillah ya Allah Engkau selalu mencukupkan rezeki kami. Engkau selalu memberikan kebahagiaan untuk kami. Engkau memberikan suami yang sangat baik, suami yang sangat pengertian n nrimo, Engkau memberikan suami yang ganteng, yang romantis, lembut, motivator. Alhamdulillah ya Allah atas segala nikmat yang Engkau berikan ini. I love u Allah, I love u maskuuuuu Ivan Setiawan…….

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s