Bahagia itu adalah…

Apakah sebenarnya bahagia itu?

Bagimu, bahagia itu adalah ketika melihatku tersenyum…

Bagimu, bahagia itu adalah ketika aku bahagia, ketika melihat orang-orang yang kau sayangi turut berbahagia.

Lalu, bagaimana aku dapat membahagiakanmu?

Jawabnya adalah aku harus selalu tersenyum dan bahagia untukmu.

Dan masihkah kau akan sebahagia itu nantinya?

Karena aku akan selalu bahagia untukmu. Dan selalu berdoa semoga kau selalu bahagia, sejak kini dan selamanya. Semoga kau meraih citamu dan kesuksesanmu.

Bagi ibu, bahagia adalah ketika melihatku dan adik-adikku sukses dan bahagia.

Ketika melihat kami dapat meraih cita-cita kami. Ketika kami menjadi orang yang berhasil.

Ketika kami bisa membanggakanmu, ibu.

Lalu bagaimana aku bisa membuatmu tersenyum, ibu?

Jawabnya adalah aku harus bisa menjadi orang yang sukses dunia akhirat dan berbakti untukmu, ibu.

Dan kini, bahagiakah engkau, ibu?

Karena aku akan berusaha untuk membuatmu tersenyum. Dan selalu memanjatkan doa untukmu, semoga kau selalu bahagia kini, nanti, dan selamanya. Meskipun masih ada yang kurang bagian dari dirimu. Tapi semoga Allah menyempurnakan hidupmu, ibu.

 

Bagi adikku, bahagia adalah ketika ia mendapatkan ice cream dan coklat. Ketika ia memiliki baju baru.

Ketika ia dapat bermain dengan menyenangkan. Ketika ia dapat tersenyum dan tertawa. Ketika ia bermain air.

Ah. bahagia itu begitu sederhana bagi anak kecil. Semoga kau akan selalu bahagia adikku tercinta.

Bagi teman, bahagia adalah ketika kita dapat berkumpul bersama-sama dalam kebersamaan dengan para sahabat.

Bahagia adalah ketika kau bisa menolong sahabatmu. Ketika kau bisa saling berbagi dengan sahabat.

Apakah kini kau masih bahagia teman?

Padahal tak selamanya kita dapat bersama-sama. Mungkin dirimu hanya sekeping pelengkap puzzle hidupku. Mungkin kebersamaan kita terbatas oleh waktu, setahun, dua tahun, empat tahun, dan pada gilirannya kita pun akan menjemput takdir masing-masing. Doaku, semoga ukhuwah itu senantiasa terjalin, kini dan nanti.

 

Bagiku, bahagia itu adalah ketika aku dapat melihat mereka tersenyum bahagia dengan tulus.

Bahagia itu ketika kita dapat bersyukur dengan apa yang kita miliki. Bahagia adalah urusan hati.

Dan Allah adalah sang Pemilik Hati. Aku dapat menjadi bahagia kapan saja.

Karena selalu ada Allah untukku. Bahagia itu bagiku ketika kita dapat mereguk nikmatnya cahaya iman.

Ah, bahagia itu begitu sederhana bukan. Banyak makna yang dapat kita uraikan untuk mendefinisikan bahagia.

Karena setiap manusia pada dasarnya dapat bahagia. Dan aku akan selalu bahagia dan berbagi kebahagiaan untukmu, untuk kalian, untuk mereka. Kini, nanti, dan selamanya….🙂

 

Apakah kalian ingin bahagia??

Maka tersenyumlah, berpikir positif, dan bersyukurlah…. ^_^

“Jangan menunggu bahagia baru kita bersyukur, bersyukurlah maka kita akan bahagia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s